Beranda HUKUM Diancam Dipolisikan, Mbak You Revisi Ramalan Jokowi Lengser: Tidak Ada Pergantian Presiden...

Diancam Dipolisikan, Mbak You Revisi Ramalan Jokowi Lengser: Tidak Ada Pergantian Presiden 2021

jokowi lengser
Paranormal Euis Juwariyah Johana alias Mbak You merevisi ramalannya terkait Presiden Jokowi lengser pada tahun 2021. Mbak You merevisi ramalannya setelah Ia akan dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kuasa hukum dan politisi PSI, Muannas Alaidid menegaskan akan melaporkan Mbak You ke polisi terkait ramalan Jokowi lengser. Menurutnya, Mbak You yang sempat menyebut Jokowi akan lengser tahun ini karena kerusuhan, dianggap dapat menimbulkan keresahan publik.

“Sengaja menyebarkan berita bohong dengan merevisi ramalan yang nyata-nyata dapat menimbulkan keresahan,” ujar Muannas saat dikutip dari detikcom, Kamis (21/1/2021).

Ramalan Mbak You yang berubah-rubah, menurut Muannas, hal tersebut merupakan provokasi. Yang nantinya akan menimbulkan kegaduhan dalam bermasyarakat.

“Kalau berubah-ubah berarti niatnya bukan meramal, tapi memprovokasi yang berakibat menimbulkan kegaduhan,” lanjut Muannas.

Menurut Muannas, Mbak You diduga melanggar Pasal 14 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hak pidana dengan ancaman 10 tahun penjara. Pasal ini juga menyangkut perihal penyebaran informasi bohong.

“Ini dilarang Pasal 14 Undang Undang Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hak Pidana dengan ancaman 10 tahun penjara sebagai perbuatan menyebarkan berita bohong,” ungkapnya.

Sebelumnya, Mbak You mengklarifikasi soal ramalan Jokowi lengser tersebut pada Channel YouTube Mbak You. Ia menjelaskan, bahwa yang dimaksudnya adalah 2021 ada politik memanas, perubahan dari reshuffle kabinet.

“Yang saya maksud di tahun mendatang pergantian presiden itu di 2024 akan ada pergantian presiden, bukan presiden sekarang. Bukan 2021 tapi di saat nanti pergantian presiden nanti di 2024 akan ada ganti presiden. Bukan 2021 ganti presiden,” tuturnya.

“Saya jelaskan lagi tidak ada pergantian presiden 2021, tapi adanya reshuffle kabinet. Presiden hanya berganti di 2024. Jangan dipelintir lagi,” ujarnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKasus Raffi Ahmad Terkait Dugaan Pelanggaran Prokes Dihentikan
Artikel berikutnyaSulawesi Utara Diguncang Gempa Cukup Kuat 7,1 Magnitudo