Iklan
Iklan

Bupati Tanah Laut Buka Suara Terkait Dugaan Adanya Intimidasi Batalkan Cak Imin Buka MTQ

- Advertisement -
Bupati Tanah Laut HM Sukamta merepons terkait beredarnya kabar dugaan intimidasi kepadanya sehingga membatalkan pembukaan acara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) oleh Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Bupati Tanah Laut ini membantah bahwa adanya intimidasi yang diterima terkait dengan rencana pembukaan MTQ Nasional dan Internasional di Tanah Laut hari ini, Selasa (5/9/2023), oleh Muhaimin Iskandar atau Cak Imin dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPR.

“Tidak ada tekanan apapun, kecuali untuk kebaikan beliau dan kami,” ujarnya, Selasa (5/9/2023).

Sukamta menjelaskan bahwa acara utama dalam gelaran di daerahnya itu yakni Gema Al-Qur’an. Acara tersebut dilaksanakan bersamaan dengan MTQ, yang diadakan oleh Jam’iyyatul Qurra wal Huffazh (JQH) PBNU. Gema Al-Qur’an tersebut didanai oleh APBD.

Menurut Bupati Tanah Laut, keputusan untuk membatalkan pembukaan acara oleh Cak Imin lantaran dirinya sudah mendeklarasikan sebagai Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024, pekan lalu, Sabtu (2/9/2023).

“Makanya kita ingin menjaga, untuk kebaikan bersama agar tidak digoreng secara politik karena menggunakan dana APBD, makanya lebih baik beliau tidak membuka acara,” kata Sukamta.

Sukamta pun menyebut Cak Imin bisa saja tetap membuka acara tersebut apabila belum mendeklarasikan diri sebagai Bakal Cawapres 2024. Dia menilai status Ketua Umum PKB itu sebagai bakal calon peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun depan bisa menjadi masalah bagi kedua pihak.

“Karena acara tersebut menggunakan dana APBD. Seandainya pelaksanaan MTQ Nasional dan Internasional JQH di tempat terpisah, kita tidak ada masalah. Karena acara bergabung dengan Gema Al-Qur’an maka tentu bisa jadi masalah. Apalagi rundown atas nama PKB, tentu ini tidak baik bagi beliau juga bagi kami,” jelasnya.

Tidak hanya itu, penyelenggaraan MTQ yang bergabung dengan Gema Al-Qur’an yang didanai APBD Kabupaten Tanah Laut, otomatis menjadikan Pemerintah Kabupaten sebagai tuan rumah. Dia pun mengaku tidak mengundang Cak Imin untuk membuka acara Gema Al-Qur’an.

“Kami tidak pernah mengundang beliau. Bahkan menjelang pembukaan, baru kami dikasih tahu kalau beliau yang membuka. Makanya kami keberatan,” pungkas Sukamta.

Trending Topic

Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Iklan

Iklan

Hot News

Game

PENTING UNTUK DIBACA