Iklan
Iklan

Generasi Milenial dan GenZ Kuasai 56,45% Jumlah Pemilih pada Pemilu 2024

- Advertisement -
Generasi milenial dan generasi Z memiliki peran penting pada Pemilu 2024 mendatang. Karena dua generasi ini menguasai 56,45% jumlah pemilih di seluruh Indonesia.

Generasi milenial dan generasi Z memiliki pandangan yang berbeda dan inovatif terkait dengan isu-isu sosial dan politik. Terutama dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024. Jumlahnya mencapai 204.807.222 pemilih.

Berdasarkan hasil rekapitulasi DPT, mayoritas pemilih Pemilu 2024 didominasi dari kelompok generasi milenial dan generasi Z.

Sebanyak 66.822.389 atau 33,60% pemilih dari generasi milenial. Generasi milenial adalah sebutan untuk orang yang lahir pada 1980 hingga 1994.

Sedangkan pemilih dari generasi Z adalah sebanyak 46.800.161 pemilih atau sebanyak 22,85% dari total DPT Pemilu 2024.

Adapun sebutan generasi Z merujuk pada orang yang lahir mulai 1995 hingga 2000-an. Jika diakumulasikan, total pemilih dari dua kelompok ini berjumlah lebih dari 113 juta pemilih.

Kedua generasi ini mendominasi pemilih Pemilu 2024, yakni sebanyak 56,45% dari total keseluruhan pemilih.

Selain itu, adapun kelompok pemilih dari generasi X yang menyusul di urutan berikutnya yaitu sebanyak 57.486.482 atau 28,07% dari total pemilih. Generasi X adalah orang kelahiran 1965 hingga 1979.

Sisanya berasal dari kelompok generasi pre-boomer, atau orang yang lahir sebelum tahun 1944 dengan total sebanyak 3.570.850 atau 1,74% pemilih.

Generasi Pemilih

N KELOMPOK JUMLAH PEMILIH
1 Generasi Milenial 66.822.389
2 Generasi X 57.486.482
3 Generasi Z 46.800.161
4 Baby Boomer 28.127.340
5 Pra-Boomer 3.570.850

 

Hal itu menandakan generasi muda memiliki peran penting dalam setiap agenda politik negara. Penting untuk generasi muda berpartisipasi dalam demokrasi. Salah satunya yaitu dengan ikut meramaikan pemilihan umum.

Namun, pada kenyataannya peran generasi muda dalam pemilihan umum di Indonesia masih kurang. Generasi muda kurang berminat masuk ke dalam dunia politik, sebenarnya mereka harus didorong untuk bisa masuk ke dalam dunia politik.

Berdasarkan Survei CSIS yang dirilis pada awal November 2017 menyebutkan bahwa hanya 2,3 persen generasi milenial yang tertarik dengan isu sosial-politik. Ironisnya, isu sosial politik juga menjadi yang paling tidak diminati oleh generasi milenial.

Trending Topic

Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Iklan

Hot News

Game

PENTING UNTUK DIBACA