Beranda ENTERTAINMENT Solidaritas Pekerja Musik Indonesia Gelar Musik Charity Bantu Pekerja Seni.

Solidaritas Pekerja Musik Indonesia Gelar Musik Charity Bantu Pekerja Seni.

Solidaritas Pekerja Musik Indonesia
Solidaritas Pekerja Musik Indonesia (SPMI) mengelar musik charity bertajuk “Peduli Negeri Tercinta” ditengah kondisi pandemi melanda Indonesia.

Gelaran Musik Charity “Peduli Negeri Tercinta ini digelar Solidaritas Pekerja Musik Indonesia sejak tanggal 8 Februari – 10 Februari 2021 secara live streaming di platform digital.

Dalam gelaran musik Charity Solidaritas Pekerja Musik Indonesia juga di dukung oleh Deteksi Production, Kemenparekraf, Artha Graha Peduli, IPC diselenggarakan di Dyron Café SCBD Sudirman.

Solidaritas Pekerja Musik Indonesia
Zuheri – Ketua Umum SPMI  DDan Kristina Handayani – Sekjen SPMI Saat Konfrensi Pers/ Foto : Istimewa

Adapun program yang di gelar Solidaritas Pekerja Musik Indonesia ini akan membuka DONASI, yang mana hasil Donasi diperuntukan bagi musisi terdampak Pandemi Covid -19.

Menurut Ketua Umum Solidaritas Pekerja Musik Indonesia, Zuheri pandemi covid – 19 yang terjadi di belahan dunia hingga Indonesia sangat terdampak bagi para pekerja seni yang tidak bisa bekerja seperti biasanya. Dan cara ini pengumpulan donasi untuk para pekerja Musik

“Pandemi COVID-19 memberi dampak luar biasa untuk para musisi di Indonesia. Jadi acara ini untuk membantu para musisi yang saat ini vakum, tidak bekerja. Ini kegiatan yang sekian kalinya dari SPMI agar teman-teman bisa berkreasi dan berkreativitas. Terima kasih banyak untuk Pak Sandiaga Uno, moga-moga ini didengar keluhan-keluhan musisi.”ujar Zuheri disela konfrensi pers di Dyron Cafe SCBD, Senin (8/2/21).

Solidaritas Pekerja Musik Indonesia
Harry Koko Santoso – Deteksi Production Bersama Tim SPMI/ Foto/ Istimewa

“Memperhatikan kondisi para Musisi Café, Restaurant, Hotel, Bar, Pub, Hotel dan Event dari Sabang sampai Merauke yang bisa dipastikan berjumlah 50.000 Grup Musik sejak Maret 2020 awal Pandemi Covid-19 hingga saat ini,”tambah Zuheri.

“Acara ini persiapannya sangat singkat. Dengan dukungan dari mas Harry ‘Koko’ dari Deteksi Production,  saling memberi semangat. Banyak hal menyedihkan yang menimpa para musisi selama masa pandemi ini. Solidaritas Pekerja Musik Indonesia mempunyai niat baik, semangat untuk maju. Kalau kita mau menjabarkan satu-satu keluhan, air mata tidak pernah berhenti, yang benar-benar berharap kapan pandemi ini akan berakhir, kapan kita kerja lagi, kemana kita harus datang ?”ungkap Kristina Handayani Sekjen SPMI.

“Musisi – musisi yang tampil dalam gelaran musik Charity ini adalah para musisi yang tergabung dalam Solidaritas Pekerja Musik Indonesia, dari kita untuk semua musisi dari Sabang sampai Merauke, “tambahnya.

Solidaritas Pekerja Musik Indonesia

Solidaritas Pekerja Musik Indonesia juga berharap dengan bersatunya para musisi tanah air, tujuan-tujuan sosial dari acara dapat tercapai dan teman-teman musisi yang ada di Indonesia bisa menjadi bagian dari musik Indonesia yang lebih baik lagi dan menjadi catatan sejarah di kemudian hari serta yang terpenting bisa melewati pandemi COVID-19 ini dengan baik, selamat dan tetap sehat.

Dengan menyajikan konsep yang berbeda dan tetap menjalankan Protokol Kesehatan, yaitu menampilkan Band secara Virtual dimulai dari para Musisi yang ada di Barat hingga di ujung Timur Indonesia , diharapkan dapat menjadi bukti nyata bahwa betapa banyaknya Musisi yang ada di Indonesia yang selama ini mungkin kurang diperhatikan.

Konferensi pers musik charity Solidaritas Pekerja Musik Indonesia ini dihadir oleh Ketua Umum SPMI Zuheri, David Leonardo selaku pembina acara, Kristina Handayani selaku Sekjen SPMI yang merangkap ketua acara serta Harry ‘Koko’ Santoso dari Deteksi Production. Bagi masyarakat yang ingin berdonasi bisa transfer ke Nomer Rekening 7403666566 a/n PERK Solidaritas Pekerja. (EH).