Beranda POLITIK Survei SMRC: 71 Persen Publik Tidak Suka Anies Baswedan, Benarkah?

Survei SMRC: 71 Persen Publik Tidak Suka Anies Baswedan, Benarkah?

Survei SMRC
Hasil survei SMRC menyatakan terdapat 71 persen publik tidak suka dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hasil survei bertajuk “Prospek Anies Baswedan di Pilpres 2024” dari Lembaga Survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) membeberkan fakta menarik.

Berdasarkan survei SMRC tersebut menunjukkan Anies bisa saja terpilih menjadi presiden pada 2024, asalkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tak ikut dalam pilpres.

Survei SMRC itu memberikan pertanyaan jika pemilihan presiden diadakan sekarang, yang maju adalah Anies vs Ganjar vs Prabowo, dan semua pemilih tahu ketiga calon tersebut. Dari hasil survei ditemukan bahwa Ganjar mendapat dukungan 44,6 persen. Angka tersebut unggul signifikan atas Menhan Prabowo Subianto (25,7 persen) dan Anies (21,7 persen).

Lebih jauh, Direktur Riset SMRC Deni Irvani menyatakan bahwa hasil simulasi tiga calon ini menunjukkan tidak ada tokoh yang mendapatkan suara lebih dari 50 persen. Oleh karena itu, Pilpres kemungkinan akan terjadi dalam dua putaran.

Seandainya yang maju ke putaran kedua adalah Anies melawan Ganjar dan semua pemilih tahu keduanya, Ganjar mendapat dukungan 56,4 persen. Deni memaparkan angka tersebut unggul signifikan atas Anies Baswedan yang mendapat dukungan 32,6 persen. Lalu, yang tidak menjawab 11 persen.

Namun jika Ganjar dikeluarkan dan yang bertarung Anies melawan Prabowo, Anies didukung 38 persen suara. Angka tersebut bersaing ketat dengan Prabowo yang mendapatkan dukungan 41,5 persen.

Deni pun menjelaskan faktor mengapa Anies terlihat kompetitif menghadapi Prabowo, tapi berat dalam menghadapi Ganjar. Ini terkait dengan tingkat kedisukaan Anies (74 persen) yang sedikit di atas atau hampir sama dengan Prabowo (71 persen), tapi cukup jauh di bawah Ganjar (83 persen).

BACA JUGA  Inilah Pengurus DPP PPP Periode 2020-2025

Survei SMRC ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden.  Response rate sebesar 1053 atau 86 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar +/-3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling).

Facebook Comments

Artikulli paraprakNarasi Politik Identitas Digunakan PSI Untuk Serang Anies Baswedan
Artikulli tjetërBahaya Penggunaan Obat Tidur bagi Kesehatan