Home Indeks Top Cara Ajakan Sedekah Yusuf Mansur Dapat Sindiran Pedas dari Aa Gym

Cara Ajakan Sedekah Yusuf Mansur Dapat Sindiran Pedas dari Aa Gym

Yusuf Mansur
Hingga kini nama ustaz Yusuf Mansur masih menjadi perbincangan hangat di tengah publik. Ceramahnya yang berisikan sedekah menuai kontroversi.

Kini yang selalu menjadi sorotan public adalah cara Ustaz Yusuf Mansur mengajak para jamaahnya untuk bersedekah dinilai kurang tepat. Sebab, pemilik Pondok Pesantren Daarul Quran itu mengajak masyarakat bersedekah dengan cara ‘menodong’.

Cara bos Pay Tren itu sangat disayangkan oleh beberapa ulama. Salah satunya bagi Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

Aa Gym mengingatkan para jamaah yang mendengar ceramah Ustaz Yusuf Mansur. Jika terbujuk rayuan dan ceramahnya, kita bisa jatuh miskin tidak memiliki apa-apa.

“Hati hati ya, kalau dengar ceramah beliau bisa habis itu harta kita,” kata Aa Gym dalam video ceramahnya yang beredar di media sosial, Minggu (17/4/2022).

Aa Gym memberikan contoh jika dirinya yang menjadi ‘korban’ sedekah sang ustaz. Dirinya bisa kehabisan harta jika dengan cara sedekah yang diajarkan.

“Wah bener pak, ‘aa punya apa?’ Ya alhamdulillah. ‘Ayo punya rumah yang paling bagus nggak di kota? Sedekahkan’,” imbuh Aa Gym.

“Pokoknya harta apa yang aa sukain sedekahkan. Loss… punya mobil lepas.. tanah… yang puluhan nabung ada, loss.. Itu dua hari abis itu hartanya,” tukasnya diiringi suara tawa para jamaah.

Ucapan Aa Gym itu memang kembali beredar di media sosial. Padahal itu adalah video yang cukup lama direkam. Begitu juga dengan komentar Cak Nun yang videonya diambil cukup lama.

“Saya meyakini Anda mendapat kemudahan, tapi nggak usah cari kemudahan, nggak usah pamrih. Jangan bersodakoh dengan niat ada kembalian 700 kali lipat. Sodakoh itu titik, ketika Anda ngasih,” ujar Cak Nun.

Dalam potongan video itu juga ada Ustaz Yahya Waloni yang bicara dengan tegas. Video yang juga diambil sejak lama ini mempelihatkan dirinya mengomentari cara ustaz Yusuf Mansur.

“Barang emas ibu-ibu suruh buka semua,” ungkapnya.

“Beda dengan kyai lain. Tadinya miskin, tiba-tiba kaya. Dihormati sebagai kyai, dapat harta dari umat,” ujarnya.

Exit mobile version