Iklan
Iklan

Panglima Pajaji Tolak IKN Demi Menjaga Paru-Paru Dunia dan Hutan Kalimantan

- Advertisement -
Panglima Pajaji salah satu Panglima Suku Dayak yang ada di Kalimantan memberikan pernyataan yang bertentangan dengan sikap Panglima Jilah, Agustinus yang murka atas pernyataan Rocky Gerung beberapa waktu lalu yang dianggap menyinggung Presiden Jokowi dan Ibu Kota Negara (IKN).

Bahkan Panglima Jilah meminta agar Rocky Gerung segera meminta maaf secara terbuka. Namun, Panglima Pajaji justru bersikap sebaliknya.

Dalam video viral yang dibagikan akun Instagram @kamidayakkalbar, Panglima Pajaji tampak tegas menentang seluruh pernyataan milik Panglima Jilah dengan menyebutkan pembangunan IKN belum final dan Panglima Jilah tidak berhak untuk melarang pendapat masyarakat Indonesia.

“Panglima Jilah anda mengatakan IKN itu sudah final, itu belum. Belum final! Ingat ini negara demokrasi, setiap orang setiap insan, setiap manusia yang ada di NKRI ini berhak menyampaikan pendapatnya masing-masing,” tegas Panglima Pajaji.

Dia tampak cukup kesal dengan pernyataan Panglima Jilah yang dinilai membungkam masyarakat lain.

“Ingat, anda jangan menakut-nakuti saya. Anda jangan menggertak saya, saya pantang untuk ditakut-takuti. Jika anda hebat, anda Jago, Panglima, hadapi saya di mana pun anda mau,” ujarnya.

Selain itu Panglima Pajaji juga terlihat kesal dengan pernyataan Panglima Jilah yang dinilai tidak sepemikiran dengan masyarakat Dayak Kalimantan.

“Anda seharusnya menolak IKN. Anda tahu selama ini sudah sekian tahun Indonesia merdeka banyak masyarakat Dayak yang tertindas, Banyak yang masih miskin, terintimidasi tanah airnya sendiri,” tambahnya.

Bahkan Panglima Pajaji menyebutkan bahwa dirinya sangat menghormati Panglima Jilah namun menyayangkan aksi yang dilakukan tersebut.

“Yang perlu anda ingat, anda adalah salah satu tokoh Dayak yang sangat kami banggakan tetapi tindakan Dan kebijakan anda adalah kebijakan baj*ngan. Bukan anda yang baj*ngan tetapi tindakan anda yang baj*ngan,” ujarnya.

Dirinya menyebutkan terdapat sejumlah alasan Panglima Pajaji menolak pembangunan IKN di Kalimantan, tak terkecuali terkait adanya pertambangan batu bara dan perkebunan kelapa sawit yang dinilai telah merusak tanah Kalimantan.

“Perlu anda ketahui pak Jokowi, kami masyarakat Dayak Tidak menyetujui IKN itu dipindahkan di Kalimantan, cukup pertambangan batubara itu sudah menghancurkan hutan-hutan Kalimantan, cukup itu perkebunan kelapa sawit sudah menindas, merampas hak-hak dan tanah masyarakat,” jelas Panglima Pajaji memberikan pesan ke Presiden Jokowi.

Selain itu dirinya juga turut menyebutkan bahwa pulau Kalimantan adalah paru-paru dunia sehingga hal inilah yang membuatnya merasa pembangunan IKN akan merusak hutan Kalimantan kedepannya.

“Kami menolak IKN Demi menjaga paru-paru dunia, menjaga hutan Kalimantan,” pungkasnya.

Trending Topic

2 KOMENTAR

Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

2 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Ishak burmansyah
9 months ago

Saya sangat bangga terhadap Panglima Pajaji karena masih ada masyarakat adat yang dgn giginya menjaga alam dan tidak tinggal diam jika alamnya dirusak.salam dari Lembak beliti rejang Lebong Bengkulu untuk panglima Pajaji.

Marsil
9 months ago

Saya sangat bangga dengan panglima Pajaji. Dia tau kalimantan sbg paru paru dunia..dia pintar dalam menyikapi kebutuhan generasi yad..sebaiknya panglima yg lainnya mendukung kebijakan panglima Pajaji..kalau pun IKN perlu dibangun..mgkn harus ada perjanjian bhw tidak merusak kelestarian alam di borneo..

Iklan

Hot News

Game

PENTING UNTUK DIBACA