Beranda INFO SEHAT COVID-19 Rapid Test Antigen Gratis Untuk Penumpang Maskapai Garuda Indonesia Dari Makassar

Rapid Test Antigen Gratis Untuk Penumpang Maskapai Garuda Indonesia Dari Makassar

Rapid test
Maskapai Garuda Indonesia
Rapid test antigen gratis untuk penumpang maskapai Garuda Indonesia dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di apresiasi oleh manajemen PT. Garuda Indonesia. 

Regional CEO Kalimantan Sulawesi Papua PT. Garuda Indonesia, Berthon Hutapea, mengaku, bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel yang menggratiskan rapid test antigen untuk penumpang maskapai Garuda dari Makassar sangat luar biasa.

“Makasih banyak Pak Gubernur, kami sudah dibantu untuk fasilitas rapid test antigen untuk penumpang Garuda yang dari Makassar. Kami anggap ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa,” kata Berthon dalam pertemuannya, di Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Kamis, 21 Januari 2021.

Dia mengaku sangat bersyukur Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, menambah kebutuhan untuk penumpang Garuda di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

PicsArt 01 21 02.27.50 IndeksNews Rapid Test Antigen Gratis Untuk Penumpang Maskapai Garuda Indonesia Dari Makassar

“Kami di Garuda merasa terimakasih banyak Pak Gubernur. Jadi kami dapat 50 rapid test antigen, tenyata kurang Pak Gubernur,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah, mengatakan, kekurangan tersebut akan ditambah hari ini juga oleh Dinas Kesehatan Sulsel.

PicsArt 11 20 09.57.42 1 IndeksNews Rapid Test Antigen Gratis Untuk Penumpang Maskapai Garuda Indonesia Dari Makassar

“Kita tambah lagi 50 ya, supaya 100 rapid test antigen setiap hari. Di masa pandemi ini kita semua gratiskan swab PCR,  dan kami juga gratiskan hotel untuk wisata Covid-19,” jelasnya.

Turut hadir pada pertemuan tersebut, Sales & Service Manager Garuda Indonesia BO. UPG, Boedi Priantoro, Ticketing & Service Supervisor BO. UPG, Esti Saptari dan Sales & Marketing Executive BO. UPG, Irma Apriani. (*)

 

Facebook Comments

Artikel sebelumyaErba Luncurkan Alat Mendeteksi SARS-CoV-2
Artikel berikutnyaBNPB Catat 185 Bencana Terjadi di Awal Tahun 2021