Rocky Gerung Sebut Warga Pulau Rempang Korban Ambisi Presiden Jokowi

- Advertisement -
Pengamat politik, Rocky Gerung menyatakan bahwa konflik agraria yang terjadi di Pulau Rempang imbas Proyek Stategis Nasional Rempang Eco-City.

Hal itu disampaikan Rocky Gerung ketika menyoroti pernyataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia yang menyebut bahwa terdapat campur tangan asing dalam kasus Rempang.

Menurut Rocky, hal tersebut tidak tepat. Sebab, konflik agraria di Pulau Rempang tersebut imbas dari ambisi Presiden Jokowi menjadikan infrastruktur sebagai legacy.

Pernyataan Rocky Gerung dikutip dari unggahan video di kanal YouTube Rocky Gerung Official yang tayang pada Kamis (14/9/2023).

Rocky menyebut bahwa konflik agraria di Pulau Rempang terjadi akibat ambisi Jokowi.

Sebelumnya, Rocky Gerung mendapat pertanyaan dari host, terkait pandangannya atas keluh kesah Presiden Jokowi soal kasus Rempang.

“Agak aneh kalau presiden berkeluh kesah.”

“Dia (Jokowi) menginginkan dari awal bahwa investasi itu jangan dihalangi.”

“Jadi kalau kita lihat, seluruh peristiwa ini disebabkan karena ambisi presiden, menjadikan infrastruktur sebagai legacy dia.”

“Dan kemudian dipatenkan oleh (undang-undang) omnibuslaw.”

“Ini sebetulnya ekses pertama dari omnibuslaw, yaitu percepat investasi, pilih tenaga kerja asing, dan itu membekas dalam benak publik.”

Rocky Gerung mengatakan persoalan Pulang Rempang bukan hanya masalah komunikasi, dan Jokowi selalu menjadikan alasan tersebut sebagai jawaban dari berbagai polemik.

“Pak Jokowi sebagai presiden dengan enteng ‘Ini cuma soal masalah komunikasi’ seolah-olah Pak Jokowi nggak punya kalimat lain setiap kali masalah komunikasi-komunikasi, soal harga BBM soal apa aja itu soal masalah komunikasi,” ungkapnya.

Menurut ahli filsafat itu, terdapat problem fundamental di belakang konflik Pulau Rempang, karenanya tidak sesederhana soal komunikasi seperti yang disampaikan Jokowi.

“Padahal di belakang ini ada problem fundamental yaitu pertentangan antara hak rakyat dan industri-industri besar yang di seluruh dunia mulai dari Amerika Latin sampai hal-hal yang masih seorang ingat cara penggusuran Aborigin di Australia, bagian-bagian yang juga masih berlangsung di wilayah Afrika,” ucapnya.

“Jadi ini bukan soal komunikasi Pak Presiden, ini soal rencana pembangunan yang oleh Pak Presiden diasumsikan harus berjalan karena apa, karena disebut program strategis presiden kan,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan konflik terkait persoalan pengosongan lahan di Pulau Rempang disebabkan karena komunikasi yang kurang baik.

Jokowi menilai jika warga setempat diajak bicara dan diberi solusi atas rencana pengembangan proyek Rempang Eco City oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam konflik konflik antara aparat keamanan dan warga di Pulau Rempang kemungkinan tidak terjadi.

Trending Topic

Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Iklan

Hot News

Game

PENTING UNTUK DIBACA