Beranda NASIONAL Inilah Sanksi Bagi ASN yang terlibat Organisasi Terlarang

Inilah Sanksi Bagi ASN yang terlibat Organisasi Terlarang

ASN
BKN selaku instansi pembina kepegawaian, meminta agar aparatur sipil negara ( ASN ) tidak terlibat dalam organisasi terlarang. Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Karo Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono.

Paryono mengatakan, karena ASN terikat dengan sumpah untuk setia dan taat kepada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan pemerintah.

“Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/ 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pasal 3 mengatur kewajiban PNS untuk setia dan taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI dan Pemerintah. Sementara di Pasal 4 PP tersebut, PNS diwajibkan menaati segala ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Paryono, Jumat (1/1/2021).

Paryono juga menyebutkan, PNS yang terlibat organisasi tersebut akan dijatuhi sanksi disiplin berat. Hal ini sebagaimana diatur dalam pasal 10 angka 1 PP 53/2010, yang mana pelanggaran berdampak negatif pada pemerintah dan/atau negara.

BACA JUGA  Maklumat Kapolri Pasal 2 Tentang FPI, Mengancam Tugas Wartawan

“ASN yang setelah diputuskannya sebuah organisasi sebagai organisasi terlarang oleh Pemerintah, namun tetap menjadi anggota, mendukung, terafiliasi atau menjadi simpatisan organisasi tersebut dapat dikenakan sanksi hukuman disiplin tingkat berat,” jelasnya.

Paryono menegaskan bahwa ada beberapa jenis hukuman terhadap pelanggaran disiplin tingkat berat. Hal ini diatur di dalam pasal 7 PP 53/2010. Salah satunya adalah penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 tahun.

“Lalu pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah. Lalu Pembebasan dari jabatan. Kemudian Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri sebagai PNS. Terakhir, pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS,” pungkasnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaVideo Deklarasi FPI Cabang Kaltim Viral di Medsos
Artikel berikutnyaPendangdut Ndes Ndus Gelar Road Show Promo Dua Single.