Beranda BUDAYA & PARIWISATA DESTINASI Naluri Coffee Donasikan 10 Persen Keuntungannya untuk Tenaga Kesehatan Selama Pandemi

Naluri Coffee Donasikan 10 Persen Keuntungannya untuk Tenaga Kesehatan Selama Pandemi

Naluri Coffee
Naluri Coffee merupakan kafe berkonsep keluarga yang terletak di Jalan Cindua Mato No 12 Kota Solok ini menjadi pilihan alternatif bagi kalangan anak muda untuk menikmati aneka ragam kopi dan menu masakan khas Naluri.

Konsep keluarga sengaja dipilih agar bisa dinikmati semua kalangan, mulai dari muda-mudi, keluarga, hingga pasangan.

Founder Naluri Coffee, Ari Maihesa, mengungkapkan sebagai generasi muda sekaligus pelaku usaha, dirinya sangat berharap pandemi Covid-19 segera berakhir. Dia optimistis, seiring percepatan vaksinasi dan tercapainya herd immunity, kehidupan akan kembali berjalan normal.

Naluri Coffee

“Sebagai generasi muda, saya pengennya program vaksinasi terlaksana. Jika sesuai target, kita optimistis segera pulih, normal, dan semuanya bisa happy lagi,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 cukup memberikan pukulan besar bagi Naluri Coffee untuk mempertahankan konsistensinya di pasar penikmat kopi Sumatera Barat, Kota Solok khususnya.

Selama pandemi, Naluri Ikut berkontribusi dengan menggaungkan kampanye #ngopidirumahaja dengan hanya melayani pembelian bawa pulang/take away selama penerapan PSBB di Kota Solok. 10 persen dari keuntungan Naluri di saat itu, didonasikan kepada Tenaga Kesehatan.

Lebih lanjut Ari berharap, pemerintah memiliki kebijaksanaan dalam mengambil langkah-langkah penanganan pandemi, agar semua pihak dimudahkan. Artinya, kata dia, penanganan kesehatan dan ekonomi dapat berjalan beriringan.

Naluri Coffee

“Kita yakin pemerintah pasti punya langkah yang baik, toh juga untuk rakyatnya. Kita sebagai pelaku usaha hanya bisa menjalaninya, tapi intinya kita support,” ungkapnya.

Naluri Coffee yang dikelola oleh Ari Maihesa bersama dua temannya yaitu Indra Defrian dan Andri Defrian berdiri sejak tahun 2018.

Kehadiran Naluri Coffee menurut Ari seiring dengan perkembangan Kota Solok saat itu. Namun, pandemi memang telah membuat lumpuh berbagai sektor usaha, dan menghantam segala lini termasuk usaha yang dikelolanya.

BACA JUGA  Kuliner Nusantara: Nasi Kulit Malam Minggu ala Awkarin

“Tapi saya sangat optimis, kita bisa terbebas dari belenggu COVID-19 ini, asal menerapkan protocol Kesehata,” pungkas Ari Maihesa

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakPenyebar Video YouTuber Muhammad Kece Bisa Dipidana
Artikulli tjetër12 Anggota Militer AS Tewas dalam Serangan Bom di Bandara Kabul