Beranda ENTERTAINMENT Efek Rumah Kaca Rilis Heroik, Gambarkan Heroisme Kosong

Efek Rumah Kaca Rilis Heroik, Gambarkan Heroisme Kosong

Efek Rumah Kaca
Efek Rumah Kaca band grup musik yang berasal dari Jakarta. Terdiri dari Cholil Mahmud (vokal utama, gitar), Poppie Airil (vokal latar, bass), Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar), dan Reza Ryan (gitar).

Efek Rumah Kaca dikenal oleh para pecinta musik di Indonesia karena lagu-lagu mereka yang banyak menyentuh dan memotret keadaan sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan. Sampai sekarang, band ini sudah merilis tiga album studio, yaitu Efek Rumah Kaca (2007), Kamar Gelap (2008), dan Sinestesia (2015).

Tahun 2022, Efek Rumah Kaca kembali hadir dengan single terbarunya bertajuk “Heroik”.

Efek Rumah Kaca

Heroik” merupakan kritikan Cholil Mahmud dan  Efek Rumah Kaca terhadap kondisi sosial, di mana banyak publik figur hingga pejabat bertindak seakan-akan menjadi penyelamat atas segala kesulitan yang terjadi, padahal hal tersebut dilakukan untuk kepentingan pribadi.

“Heroik adalah kekesalan kami atas heroisme kosong dan penuh pamrih yang terang-terangan dipertontonkan ke publik oleh public figure, pejabat, tokoh, dan banyak orang. Capek banget enggak sih?” bunyi pernyataan resmi Efek Rumah Kaca dalam siaran pers, Rabu (14/9/22).

Single ‘Heroik’ Efek Rumah Kaca (Spotify)Lagu tersebut menjadi rilisan ke-5 dari Idiiw Records, label rekaman yang didirikan personel band ini.

“Heroik nantinya akan menjadi bagian dari album ke empat yang tengah kami kerjakan dan semoga bisa segera kami rilis.”tutup mereka.

Lirik Heroik

Kau berdebu Pikiranmu, isi hatimu

Merasa heroic

Memekik-mekik

Orang-orang bergidik

Peran yang kau pikul

Pamrihnya menyembul

Seolah jawaban

Tiada pertanyaan

Hanyalah igauan

Kau berkarat

Terbaca dalam niat

dan tabiat

Kau berakrobatik

Menukik-nukik

Orang tersedak jijik

Peran yang kau pikul

Pamrihnya menyembul

Seolah jawaban

Tiada pertanyaan

BACA JUGA  Agnez Mo Bangun Klinik Bareng AG Peduli Dan Beri Vaksin Gratis.

Hanyalah igauan

Kau kesiangan

Kau kesiangan

Delusional

Kambang di awang-awang

Bersimbahkan pujian

Tanpa pijakan

Akankah temukan

jejak-jejak pulang?

Kita histeris sambut narsis

Berharap mesianis

Berbaris ke tepi

Di tubir yang tinggi

Terambing tak pasti

Dikelabui

Dikelabui

 

Facebook Comments

Artikulli paraprakSerangan Siber di AS, 3 Warga Negara Iran Jadi Tersangka
Artikulli tjetërWarga Lubuk Buaya Padang Gempar, Mayat Seorang Pria Ditemukan Menghitam