Beranda DAERAH KABUPATEN AGAM Harimau Terkam 2 Kambing Milik Warga di Palembayan Agam

Harimau Terkam 2 Kambing Milik Warga di Palembayan Agam

Harimau
Harimau sumatra (Panthera Tigris Sumatrae) diduga menerkam dua ekor kambing warga di Agam pada Senin (14/3).

Kambing yang dimangsa satwa yang dinamai Panthera Tigris Sumatrae itu merupakan milik Ema (46) tahun, warga Bamban, Nagari Ampek Koto, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

“Kejadiannya Senin kemaren. Hari ini kami lapor ke BKSDA Agam,” kata Wali Nagari Ampek Koto Palembayan Roni Akmal, Rabu (16/3).

Wali Nagari membenarkan, harimau menerkam kedua ekor kambing pada malam hari menjelang pagi. Tapi, kedua ternak yang menjadi korban binatang buas yang dilindungi tidak dimakan habis. Ternak milik Ema mengalami luka berat, namun akhirnya mati juga.

“Dua induk kambing itu dengan kondisi luka berat. Pada Senin (14/3) kambing di Koto Tinggi mati dan di Bamban dalam kondisi sekarat,” jelasnya, Selasa (15/3).

Ia menambahkan, kondisi tubuh kambing banyak luka gigitan satwa dilindungi Undang-undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistemnya. Sementara, di sekitar kandang banyak ditemukan jejak kaki satwa diduga Harimau Sumatera itu.

“Kami menemukan jejak kaki satwa tersebut di sekitar permukiman warga. Saya telah melaporkan kejadian ini ke Resor Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Maninjau,” ucapnya.

Ia mengakui, jejak harimau sering ditemukan warga saat berburu di hutan sekitar Nagari Ampek Koto Palembayan. Namun, di permukiman warga baru kali ini ditemukan.

Untuk itu, ia mengimbau warga untuk meningkat kewaspadaan dengan cara mengamankan ternak lebih aman, membuat api-apian dan tidak beraktivitas sendirian di kebun dan lainnya.

Sementara, Kepala Resor KSDA Maninjau Ade Putra menambahkan, pihaknya telah menerima laporan konflik manusia dengan satwa diduga harimau dari Wali Nagari Ampek Koto Palembayan. Namun, Resor KSDA Maninjau sedang menangani konflik manusia dengan satwa jenis beruang di Sidang Tangah, Nagari Matua Mudiak, Kecamatan Matur.

BACA JUGA  Pondok Pesantren Nurul Iman di Dharmasraya Terbakar

“Kita ke lokasi setelah melakukan penanganan konflik di Sidang Tangah,” pungkasnya. (Kay)

 

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakLanggar Prokes, Petugas Satpol PP Tutup Kafe di Padang
Artikulli tjetërLink Live Streaming dan Jadwal Final Four PLN Mobile Proliga 2022