Beranda HUKUM Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Keluarga Brigadir J Dinilai Kerap Berspekulasi di Media

Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Keluarga Brigadir J Dinilai Kerap Berspekulasi di Media

Kamaruddin Simanjuntak
Kamaruddin Simanjuntak dikritik oleh pengacara istri Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis. Pengacara keluarga Brigadir J ini dinilai kerap berspekulasi di media. Pernyataan Kamaruddin Simanjuntak yang tak bisa dibuktikan adalah terkait luka jeratan di leher Brigadir J.

“Terbukti dari keterangan hasil autopsi yang disampaikan oleh Tim Autopsi, disampaikan tanda di leher tersebut adalah prosedur dalam melakukan autopsi, begitu juga dengan sayatan,” ujar Arman Hanis.

Atas berbagai spekulasi yang dilontarkan Kamaruddin Simanjuntak, Arman menegaskan akan mengambil langkah hukum. Baik secara pidana maupun perdata.

“Mari bersabar menunggu hasil penyidikan yang dilakukan oleh tim khusus yang telah dibentuk oleh Kapolri dan kami tidak akan segan melakukan upaya hukum baik secara pidana maupun perdata apabila terbukti pernyataan Kamaruddin Simanjuntak tersebut tidak benar,” ujarnya.

Arman Hanis, juga menyebut Brigadir J alias Nopryansah Yosua Hutabarat tidak pantas dimakamkan dengan upacara kepolisian karena dinilai telah melakukan perbuatan tercela.

Menurut laporan polisi, Brigadir J tewas ditembak Bharada E setelah diduga melakukan pelecehan dan menodongkan senjata api (senpi) pada istri Ferdy Sambo, beberapa waktu lalu.

Arman mengatakan, berdasarkan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 16 Tahun 2014, upacara pemakaman jenazah kedinasan polisi, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 huruf i, merupakan perwujudan penghormatan dan penghargaan terakhir dari bangsa dan negara terhadap Pegawai Negeri pada Polri yang gugur, tewas atau meninggal dunia biasa.

Karena itu, Arman menyebut bagi anggota yang meninggal dunia karena perbuatan tercela tidak dimakamkan secara kedinasan. Begitu pula Brigadir J.

“Menurut hemat kami termasuk dalam perbuatan tercela,” kata Arman, Kamis (28/7/2022).

Facebook Comments

Artikulli paraprakJazz Gunung Bromo 2022, Ada Ahmad Albar Hingga Andien
Artikulli tjetërThomas Djorghi di 37 Tahun Bekarya Daur Ulang “Umpan Cinta”