Iklan
Iklan

Korban Mutilasi di Bekasi Punya Hubungan Asmara dengan Pelaku, Beda Usia 20 tahun

- Advertisement -
Korban mutilasi di Bekasi, Angela Hindriati Wahyuningsih (54) diduga punya hubungan asmara dengan pelaku MEL alias Muhammad Eky Listiantho (34). Meski pelaku lebih muda 20 tahun dari korban.

Hubungan asmara antara korban mutilasi di Bekasi ini dengan pelaku diketahui kakak kandung korban, Turyono (58) melalui teman kerja adiknya saat mencari keberadaan korban yang menghilang tahun 2019.

Bahkan, Turyono mengungkapkan dia pernah bertemu dengan terduga pelaku mutilasi itu pada Juni 2019, atau sebulan setelah perempuan berusia 54 tahun itu menghilang.

Turyono, kakak kandung Angela mengaku bahwa saat itu dia tidak melihat gelagat mencurigakan pada Ecky. Padahal ketika itu Turyono menemui Eky dengan tujuan mencari Angela yang hilang.

“Halus banget, dia kayak semacam sandiwara, pro (profesional). Tidak sangka kalau dia (Ecky) bakal kayak gitu. Sopan halus, berpendidikan, tapi ternyata, tidak sangka,” kata Turyono, dikutip dari kompas.com, Jumat (6/1/2023).

Tak sebatas bertemu, kata Turyono, keluarga juga mencari tahu bagaimana hubungan spesial Angela dengan Ecky.

Korban Mutilasi di Bekasi
Angela Hindriati Wahyuningsih (54) Korban Mutilasi

“Katanya (kenal) lewat sosmed, tapi berapa lama bertemannya tidak disebut. Dia hanya mengaku pegawai pertambangan di daerah Cianjur, kalau tidak salah,” kata Turyono.

Pencarian dilakukan secara mendalam, karena sejak kepergian Angela, pihak keluarga sudah tidak mendapatkan kabar.

Akhirnya, Turyono mendapatkan kabar bahwa Angela diduga menjadi korban mutilasi dengan jasad yang disimpan di kontrakan di Kampung Buaran, Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (29/12/2022).

Penemuan diduga jasad Angela itu bersamaan ditangkapnya Ecky, pria yang sebelumnya dilaporkan oleh istrinya telah hilang usai pamit untuk ke bank pada Jumat (23/12/2022).

Namun, untuk memastikan jasad tersebut apakah benar Angela, penyidik Polda Metro Jaya melakukan pencocokan DNA dengan mengambil sampel dari almarhum anaknya, Anna.

Identifikasi korban mutilasi melalui pemeriksaan DNA dilakukan oleh dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati dan tim laboratorium forensik.

Sebagai informasi, Anna meninggal dunia pada saat usia 15 tahun pada 2018. Anna meninggal dunia diduga karena bunuh diri dengan melompat dari salah satu apartemen di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Hengki Haryadi mengonfirmasi korban mutilasi di Kampung Buaran, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

“Mengindikasikan bahwa korban adalah firmed atas nama Angela Hindriati Wahyuningsih (54 tahun),” kata Hengki.

“Tim penyidik perlu memastikan identitas korban dengan mengedepankan scientific crime investigation,” imbuh Hengki.

Menurut dia, jenazah disimpan dalam dua kontainer selama lebih dari satu tahun sejak November 2021.

Sedangkan penemuan potongan tubuh dibungkus plastik itu ditemukan di kamar mandi rumah kontrakan yang disewa pelaku MEL di Kampung Buaran, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Trending Topic

Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Iklan

Iklan

Hot News

Game

PENTING UNTUK DIBACA