Beranda LINGKUNGAN HIDUP Menjajaki Potensi Agrowisata Kebun Jeruk Madu Bersama Mahasiswa Kukerta Unri

Menjajaki Potensi Agrowisata Kebun Jeruk Madu Bersama Mahasiswa Kukerta Unri

agrowisata kebun jeruk madu kukerta Universitas Riau
Dalam rangka menunjang rencana pengembangan agrowisata kebun jeruk madu yang terletak di kawasan jalan lintas Batusangkar-Bukittinggi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Koto Tinggi Universitas Riau (Unri) mengadakan kegiatan survey pada Rabu, 14 Juli 2021.

Selain menjadi jalan lintas Batusangkar-Bukittinggi, Koto Tinggi juga memiliki potensi wisata yang diminati oleh pengunjung, salah satunya agrowisata kebun jeruk madu yang berada di Nagari persiapan Koto Gadang.

Jeruk madu sendiri menjadi mata pencarian bagi masyarakat sekitar, dikarenakan jeruk madu ini sangat digemari karena  memiliki rasa yang sangat manis serta jarang memiliki biji. Jeruk madu termasuk jeruk yang cepat berbuah, dalam waktu kurang dari setahun biasanya bibit sudah bisa berbuah, lebat dan menghasilkan rasa yang sangat manis.

Selain manfaat untuk dimakan dalam keseharian, pohon jeruk ini juga berfungsi sebagai nilai tambah estetika rumah dan juga berfungsi sebagai agrowisata yang dapat dikunjungi oleh masyarakat luas untuk sebuah refreshing dan menenangkan pikiran sejenak.

“Pengunjung juga boleh memetik dan memakan buah jeruk madu langsung dari pohonnya sepuasnya, dan  pengunjung boleh membawa pulang jeruk tapi ditimbang” kata salah satu pemilik agrowisata kebun jeruk madu Koto Gadang pak Amri.

Berada di daerah perbukitan agrowisata petik jeruk madu ini terlihat alami dan cukup kental dengan nuansa perdesaan yang khas.

agrowisata kebun jeruk madu kukerta Universitas Riau

Mahasiswa kukerta Universitas Riau 2021 ikut serta dalam pengembangan agrowisata jeruk madu ini, pasalnya pemilik jeruk madu mengaku semenjak pohon jeruk madu terjangkit hama agrowisata petik jeruk madu mengalami penurunan.

Mahasiswa kukerta ikut serta dalam membantu membersihkan kebun jeruk madu, pemupukan, penyemprotan hama, menyediakan tempat sampah, dan pengolahan jeruk madu menjadi sebuah produk UMKM.

BACA JUGA  Es Pallu Butung Menu Buka Puasa Asli dari Makassar

Mahasiswa kukerta Universitas Riau 2021 juga ikut mempromosikan tempat wisata petik jeruk madu dengan membuat kan tempat promosi di instagram, facebook serta membuatkan banner dan petunjuk arah ke tempat wisata jeruk madu.

Diharapkan dengan bantuan yang diberikan dari kegiatan ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat koto gadang khususnya untuk agrowisata petik jeruk madu, dan diharapkan dengan bantuan ini agrowisata di koto gadang semakin maju dan semakin diminati oleh kalayak ramai.

Penulis: Dinda Putri Amelia

Facebook Comments

Artikulli paraprakRibuan Keluarga Terpaksa Gigit Jari, Data Bansos COVID-19 DKI Jakarta Sembrawut
Artikulli tjetërJerry Ng Pengusaha Asal Pontianak Ini Menjadi Orang Terkaya di Indonesia di Tengah Pandemi