Iklan
Iklan

Praka Riswandi Manik Penculik dan Pembunuh Imam Masykur Ternyata Oknum Paspampres yang ‘Songong’

- Advertisement -
Peristiwa penculikan disertai pemerasan dan penganiayaan yang dilakukan Praka Riswandi Manik dan dua orang oknum anggota TNI lainnya, telah mencoreng wajah institusi TNI.

Kekejaman yang dilakukan Praka Riswandi Manik yang sekaligus anggota Paspampres ini  menyebabkan seorang warga Aceh bernama Imam masykur meregang nyawa.

Meskipun Praka Riswandi Manik dan dua anggota TNI lainnya telah diciduk Puspom TNI. Namun, publik tanah air penasaran ingin mengetahui motif di balik kekejaman tiga oknum aparat TNI ini.

Imam Masykur ditemukan tewas pada 24 Agustus 2023 setelah sebelumnya menghubungi keluarganya dan meminta tolong.

Dari telepon terakhir, Imam Masykur terengah-engah meminta Rp 50 juta kepada keluarganya apabila tidak mau dibunuh oleh para pria yang menyekapnya.

Setelah publik mengetahui bahwa pelaku penculikan dan pembunuhan itu adalah oknum TNI sekaligus Paspampres, maka semua orang mengutuk peristiwa itu.

Bahkan, akun media sosial Riswandi Manik pun seketika diserbu netizen dan menyumpahinya karena telah membunuh Imam Masykur.

Riswandi Manik Aktif di Media Sosial.

Praka Riswandi Manik

Di akun instagramnya beberapa kali Riswandi Manik kerap memamerkan seragamnya dan pekerjaannya sebagai penjaga Istana.

Bahkan warga Singkil, Aceh itu kerap memamerkan senjata di media sosial. Riswandi Manik terciduk pernah pamer senjata, peluru, segelas kopi dan rokok dan mengaku tengah piket jaga.

“Piket,” tulis Riswandi Manik.

Pun ia pernah pamer senjata di punggung saat tengah menjaga Istana Negara.

“Ngepam,” tulisnya singkat.

Bukan hanya itu, Riswandi Manik juga terciduk pernah pamer naik Moge Ninja berwarna hijau.

Istri Seorang Bidan

Praka Riswandi Manik diketahui berdinas di kesatuan Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) Paspampres.

Berdasarkan penelusuran, Riswandi Manik ternyata masih satu kampung halaman dengan Imam Masykur, yakni dari Aceh.

Riswandi dilahirkan di Aceh pada 3 Juni 1994 silam dan beragama Islam.

Saat ini, pria berbadan gempal itu berdinas di Ta Walis 3/3/11 Ki C Walis Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalproteg) Paspampres.

Trending Topic

Subscribe
Notify of

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Iklan

Iklan

Hot News

Game

PENTING UNTUK DIBACA