Beranda PARIWISATA EKONOMI KREATIF Danone Indonesia Dan Kampus Umar Usman Gelar Program Damping UMKM

Danone Indonesia Dan Kampus Umar Usman Gelar Program Damping UMKM

Danone Indonesia
Foto : Dok.Danone Indonesia
Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Kampus Bisnis Umar Usman kembali mengadakan program “Damping UMKM” batch ke 4 di tahun 2021 ini.

Program yang digelar Danone Indonesia yang merupakan program edukasi dan pendampingan kepada pelaku bisnis UMKM.

Setelah sukses memberikan pendampingan bisnis kepada 3877 peserta UMKM di Indonesia, Danone Indonesia dan Kampus Bisnis Umar Usman menyelenggarakan prosesi wisuda Program Damping secara virtual pada Rabu 24 November 2021.

Danone Indonesia
Foto : Dok. Danone Indonesia

Acara yang digelar Danone Indonesia bertajuk “Inovasi Bisnis di Masa Krisis” yang diisi oleh Coach Wusda Hetsa yang juga salah satu coach yang aktif memberikan pendapingan secara intensif kepada para peserta.

Acara ini digelar dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),

Pada program Damping ini, peserta telah diberikan materi tentang kewirausahaan dan pelatihan teknis dalam berbisnis, serta kesempatan mendapatkan coaching eksklusif tambahan selama 1 bulan untuk peserta terbaik bersama 25 coach terbaik dibidangnya, serta beberapa fasilitas lainnya yang disediakan.

Prosesi wisuda kali ini merupakan rangkaian penutup dari pendampingan batch ke-4 di tahun 2021 yang diikuti oleh para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia. Program Damping UMKM yang telah dilakukan sejak akhir 2020 sebagai fasilitasi Danone Indonesia bersama Umar Usman atas tantangan bisnis UMKM yang kala itu diterpa oleh Pandemi Covid-19.

Danone Indonesia
Foto : Dok. Danone Indonesia

Hadir dalam acara Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia dan Lily Julaeha, Direktur Utama Kampus Bisnis Umar Usman yang memberikan sambutan sekaligus memberikan tanda kelulusan kepada para peserta.

“Sebagai salah satu bisnis yang ada di Indonesia melalui rangkaian produk kami yaitu SGM Eksplor, Bebelac, Nutrilon Royal dan AQUA, kami lahir dan berkembang sejak puluhan tahun yang lalu ditengah-tengah masyarakat Indonesia. Melalui operasional bisnisnya, Danone Indonesia  melibatkan jutaan UMKM di Indonesia yang turut berkontribusi dalam mendistribusikan produk-produk kami.”kata Karyanto Wibowo dalam siaran persnya.

BACA JUGA  Diduga Sopir Mengantuk, Bus Family Pastra Kecelakaan

“Oleh karena itu kami megucapkan terimakasih atas antusiasme para peserta mengikuti program ini. Program Damping UMKM merupakan bentuk dukungan Danone Indonesia kepada UMKM sebagai pejuang ekonomi untuk terus membantu perekonomian Indonesia bangkit dan berkembang. Kami ingin para UMKM yang telah tergabung dalam komunitas Damping ini dapat terus memiliki inovasi, kreatifitas, dan daya saing yang tinggi karena kami percaya, peran UMKM dalam memajukan bangsa Indonesia sangatlah penting.”ujarnya.

Dalam materinya Coach Wusda menyampaikan bahwa seorang pebisnis perlu memahami bahwa membangun sebuah bisnis harus bisa menjawab kebutuhan atau masalah yang ada pada masyarakat.

“Pebisnis harus mulai belajar membangun empati, coba lihat apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, tulis dan cari ide untuk menjawab kebutuhan atau masalah tersebut. Setelah itu kita bisa melakukan uji coba terhadap produk yang kita tawarkan sebagai solusiTentunya kami berharap, bahwa program ini dapat memberikan dampak positif bagi para peserta.” tambah Wusda.

Adapun penutupan program Damping akan digelar pada tanggal 15 Desember 2021. Informasi tentang kegiatan selanjutnya bisa masyarakat dapatkan melalui media social Instagram @damping_id. Kedepannya, Danone Indonesia melalui PT Sarihusada Generasi Mahardhika (Sarihusada) bersama Kampus Bisnis Umar Usman akan terus bersinergi dan siap mendukung pengembangan usaha serta rencana bisnis para UMKM di Indonesia. Diharapkan, akan semakin banyak para pelaku usaha yang bertumbuh dan berperan dalam membangun kesejahteraan perekonomian Indonesia.(EH).

Facebook Comments

-
Artikel sebelumyaRizky Febian Kemas ‘Pepatah’ Dalam 3 Bentuk Rangkaian
Artikel berikutnyaMadani International Film Festival Usung tema “Light: Sufism and Humor”