Beranda GAMES Game: Microsoft Membeli Activision-Blizzard-King Hingga 1.000 Triliun dari Sony

Game: Microsoft Membeli Activision-Blizzard-King Hingga 1.000 Triliun dari Sony

Microsoft
Akuisisi bombastis dari Microsoft yang berusaha membeli Activision Blizzard hingga 1,000 triliun masih jadi perbincangan hangat di komunitas game.

Selain karena fakta kalau Microsoft akan mendapat hak penuh dari sekian banyak franchise game raksasa di pasaran, ini juga memberi dampak pada Sony yang mulai mendapat persaingan serius, apalagi setelah melihat bagaimana harga saham mereka turun hingga 13% hanya dalam waktu sehari.

Tapi terlepas dari adanya akuisisi tersebut, ternyata ada ekspektasi dari kedua belah pihak kalau tidak akan ada penerapan eksklusifitas pada beberapa franchise raksasa dari Activision Blizzard.

Melalui laporan baru dari media The Wall Street Journal, perwakilan dari Sony mengatakan kalau mereka punya ekspektasi kalau Microsoft akan mengikuti kesepakatan kontrak untuk membuat game Activision tersedia untuk multiplatform.

Begitu pula dengan pihak Microsot yang diwakili oleh Phil Spencer, yang mana melalui postingan baru di akun Twitternya memastikan kalau franchise Call of Duty akan tetap tersedia di konsol PlayStation.

Konfirmasi tersebut seharusnya memang memberi kelegaan tersendiri bagi banyak fans, tapi tidak sedikit yang justru merasa ragu dan mengatakan kalau skenario di masa mendatang pasti akan berbeda dari yang diharapkan.

Banyak yang menduga kalau konfirmasi dari Phil hanya ditujukan untuk game Call of Duty lawas atau yang masih aktif dimainkan seperti Warzone, tapi ini tidak menjamin kalau seri barunya di masa mendatang akan tersedia di konsol PlayStation.

Jika memang ada semacam kesepakatan kontrak seperti yang disinggung oleh pihak Sony, maka bisa saja kalau konfirmasi ini memang legit.

Menghilangkan Call of Duty dari platform PlayStation tentu menajdi pukulan besar bagi Sony, karena franchise tersebut nyatanya punya basis pemain yang sangat besar dan akan dianggap sebagai tindakan anti-consumer jika pihak Microsoft berusaha mengambilnya sebagai franchise eksklusif.

BACA JUGA  Jadwal Grand Final PMGC, 2 Tim Indonesia Sampai di Dubai

Soal mana yang nantinya benar atau tidak, yang jelas kita hanya bisa menunggu sampai saatnya tiba.

Facebook Comments

Iklan
Artikulli paraprakGarena Umumkan Free Fire akan Berkolaborasi dengan Assassin’s Creed
Artikulli tjetër7 Cara Atasi Kerutan di Bawah Mata