Beranda HUKUM Mantan Penyidik KPK Sempat Akui Terima Suap dari Azis Syamsuddin Senilai Rp...

Mantan Penyidik KPK Sempat Akui Terima Suap dari Azis Syamsuddin Senilai Rp 3,15 Miliar

Mantan penyidik
Mantan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKP Stepanus Robin Pattuju yang sebelumnya sempat mengakui terima suap dari Azis Syamsuddin sebesar Rp 3,15 miliar, namun tiba-tiba saja ia Kembali meralat kesaksiannya.

“Tidak, tidak, itu sudah saya ubah semuanya, sudah saya ralat semuanya,” ujar mantan penyidik KPK Robin selepas menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (8/6/2021).

Sebelumnya, dalam sidang yang digelar Dewan Pengawas (Dewas) KPK atas dugaan pemberian uang itu telah terungkap. Pada awalnya, Dewas hanya mengadili soal dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh Robin. Namun, seiring berjalannya penyelidikan, terungkap fakta-fakta terkait dengan penerimaan uang tersebut.

Hasil dari sidang Dewas KPK itu menyatakan bahwa mantan penyidik KPK ini telah melanggar etik berat, sehingga harus diberhentikan dengan tidak hormat. Namun, kini Robin menyangkal soal pemberian uang dari Azis tersebut.

“Ya pada intinya ini perbuatan saya bersama dengan Maskur (pengacara yang juga tersangka dalam kasus suap ini). Kami akan bertanggung jawab atas perbuatan kami dan tidak ada orang lain, terima kasih,” jelas Robin.

Sebelumnya, hal itu telah disampaikan anggota Dewas KPK Albertina Ho saat membacakan pertimbangan ketika sidang putusan untuk Robin pada Senin (31/5). Azis disebut telah memberi uang kepada Robin terkait kasus Lampung Tengah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, uang tersebut diberikan Azis untuk memantau salah seorang saksi bernama Aliza Gunado. Uang tersebut dibagi-bagikan oleh Robin untuk pengacaranya yakni Maskur Husain, yang turut jadi tersangka di kasus suap dari Wali Kota Tanjungbalai nonaktif M Syahrial.

“Dalam perkara Lampung Tengah yang terkait dengan Saudara Aliza Gunado, terperiksa menerima uang dari Azis Syamsuddin sejumlah Rp3,1 miliar yang sebagian diserahkan kepada saksi Maskur Husain kurang lebih sejumlah Rp2,55 miliar. Dan terperiksa mendapat uang lebih sejumlah Rp600 juta,” ungkap Albertina.

Facebook Comments

Artikel sebelumya16 Tenaga Kesehatan Puskesmas di Tanah Datar Sumbar Positif Covid-19 Jenis Baru
Artikel berikutnyaObat Kanker Akar Bajakah Karya Siswa SMA Palangkaraya Kembali Meraih Medali Emas