Beranda PERISTIWA Seorang Mualaf Membakar Diri di Pondok Aren

Seorang Mualaf Membakar Diri di Pondok Aren

Mualaf
Iskandar (40) seorang mualaf mengakhiri hidupnya dengan cara membakar diri di gang Jalan Haji Senin, Parigi, Pondok Aren, Kamis (31/12/2020).

Sebelum nekat mengakhiri hidupnya, memang ada tanda-tanda yang ditunjukkan Iskandar. Ia sempat menulis secarik surat dan dititipkan kepada ustaz yang membimbingnya menjadi mualaf.

Seperti yang diungkapkan Agus (45), tetangga Iskandar yang satu seperguruan dalam urusan agama. Namun tak ada kata-kata tertentu. Surat satu paragraf itu hanya berisi alamat dan nama salah seorang ketua RW.

“Bang Udin Ketua RW 4, Bulak Wareng, Larangan Selatan, Larangan,” demikian tertulis pada secarik surat tertanda nama Iskandar.

Surat itu pun ditunjukkan Agus saat diwawancarai awak media di lokasi kejadian. “Ada beberapa surat yang ditinggal sih. Kertas alamat, kalau sampai dia meninggal tuh nantinya tolong kasih tahu alamat ini,” kata Agus.

Mualaf

“Dikasih ke Pak Ustaz yang membimbingnya jadi mualaf,” imbuhnya.

Sepekan sebelum mengakhiri hidup, Iskandar juga sudah sering berpesan kepada teman-temannya untuk menjaga seorang istri dan anaknya. “Memang sebelumnya, sama warga sudah bilang, mau nitip anaknya tolong dilihat-lihatin.”

“Kan sering ke rumah dia bilang gitu. Tolong lihatin anak saya istri saya gitu,” ujar Agus.

Atas dasar itu Agus menduga Iskandar sudah merencanakan untuk mengakhiri hidup. “Sudah dari semingguan lalu,” ungkapnya.

Iskandar sebelumnya diberitakan mengakhiri hidup dengan cara membakar diri di gang Jalan Haji Senin, Parigi, Pondok Aren, Kamis (31/12/2020).

Menggunakan dua botol pertalite yang dibelinya sendiri di warung kelontong, Iskandar membakar dirinya sendiri. Tanpa teriak minta tolong, api menghanguskan dirinya hingga akhirnya warga sekitar memadamkan dengan menyiramkan air.

Meski sempat sadar setelah api yang membakar dirinya padam, Iskandar akhirnya menghembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

BACA JUGA  Misteri Tewasnya Seorang Janda di Asrama Polisi di Riau Masih Belum Terungkap

Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren, AKP Sumiran, mengatakan, dugaan sementara penyebab bakar diri itu karena Iskandar depresi dengan masalah keuangannya. “Diduga depresi, stres dia,” ujar Sumiran.

“Dari info tetangganya sih karena faktor keuangan, masalah keuangan,” pungkasnya.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaKalina Ocktaranny Tak Sabar Ingin Segera Dinikahi Vicky Prasetyo
Artikel berikutnyaGading Marten Disarankan Kak Seto Untuk Ambil Hak Asuh Gempi