Beranda BUDAYA & PARIWISATA Dari Sejarah Ubud, Menkes Budi Berencana Ciptakan Bali Bebas Covid-19

Dari Sejarah Ubud, Menkes Budi Berencana Ciptakan Bali Bebas Covid-19

ubud
Menkes Budi Gunadi.
Sektor pariwisata Indonesia tengah menghadapi ancaman atas pandemi Covid-19 sejak Maret 2020 lalu. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan sebuah rencana besar demi memajukan kembali pariwisata Ubud, Bali, yang terancam akibat Covid-19 dalam setahun belakang.

Menkes Budi Gunadi mengatakan pihaknya tengah mengajak Gubernur Bali untuk merencanakan sebuah tempat di Bali menjadi daerah yang benar-benar bersih dari Covid-19.

“Kita mau coba Bali satu daerah testing dulu daerah hijau. Saya bilang pak Gub, gimana kalau kita jadikan satu tempat di Bali jadi daerah yang benar-benar bersih (dari Covid-19), sehingga turis di seluruh dunia tahu, Bali menjadi tempat yang paling aman untuk dikunjungi,” kata Menkes Budi Gunadi dalam podcast di Channel YouTube Deddy Corbuzier pada, Kamis (8/4/2021).

Menurutnya, rencana tersebut akan membutuhkan kedisiplinan dan dukungan dari banyak pihak. Namun, kata Budi, mewujudkan rencana tersebut tidak cukup hanya dengan melakukan vaksin kepada seluruh masyarakat setempat. Berbagai syarat dan aturan harus dibuat telebih dahulu.

“Makanya semua kecil dulu, soalnya kalau ngomongnya udah besar-besar jadi mimpi, dan itu kita vaksin semuanya dulu. Tapi itu tidak cukup hanya vaksin kan, karena kita beresin satu daerah habis itu orang keluar masuk Ubud. Nah, itu gimana ngeberesinnya orang keluar masuk supaya tidak merusak. Habis itu ada turis masuk Internasional, gimana cara jagainnya,” ujar Budi soal rencana Ubud bebas Covid-19.

ubud
Ubud, Bali. (Foto: thetravellingsquid.com)

Uniknya, Budi juga mengungkapkan bahwa sejarah nama daerah Ubud berasal dari kata Ubat yang berarti Obat. Nama tersebut didapatkan dari sejarah kerajaan Majapahit mengunjungi daerah tersebut, saat itu juga mengalami pandemi yang diduga Kolera. Sehingga, kata Budi, sejarah itu akan menjadi semangat tersendiri bagi masyarakat.

BACA JUGA  Covid-19 Tingkatkan Resiko Stroke dan Pendarahan Otak

Pihaknya akan mengundang Duta Besar, Dirjen WHO, serta pihak Unicef sebagai langkah awal, guna mempromosikan rencana Bali bebas Covid-19. Namun, belum diketahui kapan rencana tersebut akan dilakukan.

Facebook Comments