Beranda INTERNASIONAL Bandit Bersenjata Tembak Warga Sipil di Negeria, 200 Orang Tewas

Bandit Bersenjata Tembak Warga Sipil di Negeria, 200 Orang Tewas

Bandit Bersenjata
Ratusan bandit bersenjata telah membunuh sekitar 200 orang  warga sipil di negara bagian Zamfara. Para bandit bersenjata melakukan pembunuhan warga sipil secara membabi buta mereka mengendarai sepeda motor.

Diperkirakan 200 orang tewas dan 10.000 mengungsi dalam serangan para bandit bersenjata di negara bagian Zamfara, Nigeria barat laut menyusul serangan udara militer di tempat persembunyian mereka pekan lalu.

Seorang juru bicara Sadiya Umar Farouq, menteri urusan kemanusiaan, mengatakan lebih dari 200 mayat dikuburkan.

“Kami sangat sedih dengan invasi yang tak henti-hentinya ini … dan kami juga khawatir tentang orang-orang terlantar yang melarikan diri dalam jumlah ratusan dari komunitas mereka,” ujar Nneka Ikem Anibeze pada hari Minggu (9/1/2022)

Farouq juga menyebut serangan para bandit bersenjata di negara bagian Zamfara ini “mengerikan dan tragis,” menimbulkan korban jiwa yang begitu banyak..

Farouq mengatakan lebih 10.000 orang mengungsi ketika “rumah mereka dihancurkan oleh bandit sementara banyak yang masih hilang”.

Pemerintah negara bagian sebelumnya mengatakan 58 orang tewas dalam serangan itu.

Serangan itu dilakukan oleh lebih dari 300 bandit bersenjata dengan sepeda motor menyerbu delapan desa di daerah lokal Anka di Zamfara pada Selasa dan mulai menembak secara sporadis.

Penyerang juga mengamuk melalui 10 desa di distrik Anka dan Bukkuyum pada Rabu hingga Kamis, menembaki warga dan menjarah serta membakar rumah.

Babandi Hamidu, seorang penduduk desa Kurfa Danya, mengatakan para penyerang menembak “siapa pun yang melihat”.

Sementara, Presiden Muhammadu Buhari mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa militer memperoleh lebih banyak peralatan untuk melacak dan menghilangkan geng-geng kriminal, yang telah membuat orang-orang melakukan teror, termasuk melalui pengenaan pajak secara ilegal pada masyarakat yang dikepung.

BACA JUGA  Tsunami Mengancam Jepang akibat Letusan Gunung Api di Bawah Laut

“Serangan terbaru terhadap orang tak bersalah oleh bandit adalah tindakan putus asa oleh pembunuh massal, sekarang di bawah tekanan tanpa henti dari pasukan militer kami,” kata Buhari.

Buhari menambahkan, pemerintah tidak akan mengalah dalam operasi militernya untuk menyingkirkan gerombolan bersenjata tersebut.

 

Facebook Comments

-
Artikel sebelumya3 Pemain Timnas Indonesia Ini Bakal Merumput di Luar Negeri
Artikel berikutnyaMahasiswi asal Manado Grace Karundeng Ditemukan Tewas di Basement Richmond Hill Kanada