Beranda INTERNASIONAL Donald Trump Disuspend dari Twitter dan Facebook Pasca Kerusuhan

Donald Trump Disuspend dari Twitter dan Facebook Pasca Kerusuhan

donald trump
Donald Trump telah disuspend dari Twitter dan Facebook setelah membuat tweet ke pendukungnya yang menyerang Capitol AS.

Dalam pesan media sosial kepada pengunjuk rasa, dia berkata “Aku mencintai kalian” sebelum menyuruh mereka pulang. Dia juga mengulangi klaim palsu tentang kecurangan pemilu.

Twitter mengatakan perlu menghapus tiga tweet karena “pelanggaran berat terhadap aturan Civic Integrity”.

Perusahaan itu mengatakan akun presiden akan tetap dikunci untuk selamanya jika tweet tidak dihapus.

Selanjutnya dikatakan bahwa “Pelanggaran Peraturan Twitter di masa mendatang akan mengakibatkan penangguhan permanen akun @realDonaldTrump”.

donald trump

Itu berarti hari-hari Donald Trump di Twitter bisa dihitung dengan jari. Trump dikenal tidak terlalu memperhatikan pedoman komunitas Twitter.

Sementara itu, Facebook memblok Trump selama 24 jam. YouTube juga menghapus video tersebut.

Facebook mengatakan: “Kami menghapusnya karena kami yakin hal itu berkontribusi kepada risiko kekerasan yang sedang berlangsung.”

Para pendukungnya menyerbu kursi pemerintah AS dan bentrok dengan polisi, yang menyebabkan kematian seorang wanita.

donald trump

Kekerasan itu menghentikan debat kongres atas kemenangan calon presiden dari Demokrat Joe Biden.

Di ruang DPR dan Senat, Partai Republikan menantang sertifikasi hasil pemilihan November.

Sebelum kerusuhan, Presiden Trump telah memberi tahu para pendukungnya di National Mall di Washington bahwa mereka telah dicurangi  dalam pilpres.

Beberapa jam kemudian, ketika kekerasan meningkat di dalam dan di luar US Capitol, dia muncul di video dan mengulangi klaim palsu tersebut.

donald trump

Dia mengatakan kepada pengunjuk rasa “Aku mencintai kalian” dan menggambarkan orang-orang yang menyerbu kompleks Capitol sebagai “patriot”.

YouTube mengatakan menghapus video itu karena “melanggar kebijakan menyebarkan penipuan pemilu”.

Twitter awalnya tidak menghapus video tersebut, malah menghapus pilihan untuk me-retweet, menyukai dan mengomentarinya, dan tweet lainnya.

BACA JUGA  Ustaz Kontroversial Turki Harun Yahya Dihukum 1.074 Tahun Penjara

Namun, mereka kemudian menghapus video tersebut, dan menangguhkan akun Twitter presiden.

Facebook Comments

Artikel sebelumyaCuitan Trump Dianggap Berbahaya, Akun Twitternya Dibekukan
Artikel berikutnyaHeboh Sosok Gelandangan yang Ditemui Risma Merupakan Penjual Poster Megawati