Beranda NASIONAL Warga Padang Tagih Utang Negara Indonesia Kepada Keluarganya Senilai Rp 50 M...

Warga Padang Tagih Utang Negara Indonesia Kepada Keluarganya Senilai Rp 50 M Sejak 1950

utang negara
Kuasa Hukum pemilik surat utang negara, Am Mendrofa. (Foto/metrotvnews.om)
Seorang warga di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengaku memiliki surat utang negara kepada keluarganya senilai Rp50 miliar.

Melalui kuasa hukumnya, Am Mendrofa, pemilik surat utang negara tersebut menyurati Presiden Joko Widodo (Jokowi), Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Bank Indonesia untuk melunasi utang negara kepada dirinya.

“Upaya saya selaku kuasa hukum sekarang, telah menyurati bapak Presiden Republik Indonesia, Menteri Keuangan RI dan Gubernur Bank Indonesia, untuk memohon pengembalian pinjaman pemerintah Republik Indonesia,” kata Am Mendrofa saat dikutip dari metrotvnews.com, Sabtu (20/2/2021).

Tagihan utang negara tersebut diketahui setelah pihak keluarga mereka mengambil dokumen keluarga mereka dalam brankas yang disimpan di salah satu bank.

Pemilik surat-surat berharga tersebut mengklaim surat-surat utang negara itu asli yang dikeluarkan pada tahun 1950 dan 1964.

Dalam surat berharga pada tanggal 1 April 1950, tercatat pemerintah telah meminjam uang senilai Rp 79.003. Kemudian pada tahun 1964, Bank Indonesia juga meminjam uang senilai Rp 45 ribu yang tercatat ke dalam 9 surat berharga.

Menurut pemilik surat berharga tersebut, jika nilai yang tertera dalam surat utang itu dikonversikan ke harga emas, maka total utang pemerintah dan Bank Indonesia kepada keluarganya mencapai Rp 50 Miliar.

Am Mendrofa menyebut, pihak keluarga meminta kepada pemerintah untuk mengembalikan dan menghitung utang tersebut dengan benar.

“Meminta kepada mereka (pemerintah) untuk menghitung dengan benar, supaya jangan ada yang dirugikan,” ujar Mendrofa.

Diketahui, keluarga pemilik surat-surat berharga tersebut merupakan pengusaha rempah-rempah di Kota Padang sejak zaman kolonial Belanda. Saat ini, surat-surat tersebut masih terlihat rapi dan utuh, karena tersimpan rapi di dalam brankas bank.